Visual Disorder Rilis Album Kedua “ngawaPayauB”, Usung Semangat Rock Carnaval Bernuansa Psikedelik
unitymagz.com – Jakarta, Setelah lebih dari satu dekade berkarya, band psychedelic rock asal Jakarta, Visual Disorder, resmi merilis album kedua bertajuk “ngawaPayauB” pada 24 Juni 2026.
Terbentuk sejak 2012 dari lingkungan perkuliahan, Visual Disorder awalnya memainkan musik rock ‘n’ roll. Namun seiring perjalanan, mereka merasa pendekatan tersebut terlalu berfokus pada distorsi gitar dan mulai mengeksplorasi musik yang lebih kaya secara warna dan dinamika. Dari situlah lahir identitas mereka sebagai band psychedelic rock/experimental rock.
Musik Visual Disorder banyak dipengaruhi warna psychedelic era 60–70-an, mulai dari Velvet Underground, Iron Butterfly, Jefferson Airplane, Love, hingga grup Thailand Sroeng Santi. Mereka juga mengakui nuansa psikedelik dalam musik dangdut Indonesia era awal, termasuk karya-karya Rhoma Irama bersama Orkes Melayu, turut memberi inspirasi.
Selain itu, personel Ghama dan Bimo juga membawa pengaruh musik stoner rock yang kemudian mereka olah menjadi karakter tersendiri. Perpaduan tersebut melahirkan warna musik Visual Disorder yang tetap berat namun lebih dinamis dan penuh eksplorasi.
Album debut mereka, natsinadhayS, masih didominasi nuansa rock gelap dengan sentuhan psikedelik. Sementara di album terbaru ngawaPayauB, band ini menghadirkan pendekatan yang lebih cair dengan mengusung konsep Rock Carnaval, mengajak pendengar menikmati musik yang lebih bebas, ringan, dan penuh energi.
Judul album ini terinspirasi dari kisah unik seorang sahabat yang kamar mandinya dijadikan kandang buaya. Cerita nyeleneh tersebut menjadi titik awal lahirnya konsep album yang membawa Visual Disorder melangkah lebih jauh dalam mengeksplorasi musik dan kreativitas.
Visual Disorder saat ini diperkuat oleh: Ghama (Vokal & Gitar) , Bimo (Bass) , Ghozi/Arab (Keyboard) , Haris/Jamet (Drum) , Yasser (Gitar).
Melalui ngawaPayauB, Visual Disorder berharap musik mereka dapat menjangkau lebih banyak pendengar dan diterima oleh siapa saja yang menyukai eksplorasi bunyi tanpa batas. Album ini menjadi penanda babak baru perjalanan mereka dalam menghadirkan psychedelic rock dengan karakter yang semakin matang dan khas.
