Kontes Cupang DKP3 Depok Diikuti 1.310 Ekor, Adu Gengsi Hingga Hadiah Puluhan Juta
Unitymagz.com – Dunia percupangan kembali memanas di Kota Depok. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) sukses menggelar kontes ikan cupang yang diikuti sebanyak 1.310 ekor dari berbagai daerah.
Ajang ini bukan sekadar lomba biasa. Selain jadi panggung adu kualitas ikan hias, kontes ini juga menjadi titik temu para penghobi, breeder, hingga kolektor cupang dari berbagai kalangan.
Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Depok, M. Nur Hidayat, mengungkapkan bahwa pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada Minggu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Menariknya, penjurian dilakukan secara profesional dengan menghadirkan juri internasional.
“Kami menghadirkan juri dari Malaysia untuk memastikan penilaian berjalan objektif dan sesuai standar internasional,” jelasnya.
Total hadiah yang diperebutkan pun tidak main-main, mencapai lebih dari Rp50 juta, lengkap dengan trofi untuk masing-masing pemenang di setiap kelas. Kehadiran Wali Kota Depok juga diharapkan dapat menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap sektor perikanan hias.
Sementara itu, Ketua Panitia Raka Adiputra menjelaskan bahwa kontes ini menggunakan tiga standar penilaian, yaitu IBC (International Betta Contest), SNI, serta kategori kolektor. Dari total peserta, 702 ekor masuk kelas IBC, 359 ekor di kelas SNI, dan 249 ekor di kategori kolektor.
Proses penjurian sendiri melibatkan 10 juri yang terdiri dari juri nasional, juri standar IBC, hingga juri khusus kategori kolektor. Penilaian dilakukan secara detail dan ketat, mencakup warna, bentuk tubuh, kondisi fisik, hingga proporsi ikan.
“Kriteria penilaian meliputi anatomi, warna, hingga kesempurnaan sirip dan mata. Semua dinilai sesuai standar masing-masing kelas,” terang Raka.
Kategori yang dilombakan pun beragam, mulai dari dark solid, light solid, metallic, light metallic, hingga berbagai varian lain yang mencerminkan keunikan karakter ikan cupang.
Kontes ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari proses fish in pada Jumat, dilanjutkan penjurian pada Sabtu, dan ditutup dengan pengumuman pemenang serta pengambilan ikan pada Minggu.
Lebih dari sekadar kompetisi, kontes cupang ini juga menjadi ajang gengsi dan prestise di kalangan pecinta ikan hias. Antusiasme tinggi peserta menjadi bukti bahwa eksistensi ikan cupang masih sangat kuat dan terus berkembang.
“Harapannya, kegiatan ini bisa jadi wadah silaturahmi sekaligus mendorong peningkatan kualitas ikan cupang, khususnya di Depok dan Indonesia,” tutup Raka.
