Ranking FIFA Rilis Januari 2026, Timnas Indonesia Belum Naik Peringkat
Ranking FIFA ASEAN terbaru Januari 2026
FIFA resmi merilis ranking dunia terbaru pada Senin (19/1/2026). Hasilnya membawa dinamika menarik bagi tim-tim Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia yang masih belum beranjak dari posisinya.
Di tengah minimnya agenda internasional, pergerakan peringkat justru dipengaruhi berbagai faktor global. Mulai dari hasil turnamen antarkonfederasi hingga sanksi administratif. Kondisi ini membuat peta persaingan ASEAN tetap hidup, meski tidak semua tim turun ke lapangan.
Bagi Timnas Indonesia, ranking kali ini menjadi potret awal era baru di bawah pelatih John Herdman. Meski belum menunjukkan perubahan angka, peluang untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar dalam waktu dekat.
Peta Kekuatan ASEAN: Thailand Kokoh, Vietnam Tergeser
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih menegaskan statusnya sebagai tim terkuat. Gajah Perang menempati peringkat ke-96 dunia dengan koleksi 1243,27 poin. Posisi ini belum tergoyahkan meski Thailand juga tidak menjalani laga internasional pada periode penilaian kali ini.
Vietnam justru mengalami penurunan. Golden Star Warriors turun satu peringkat ke posisi 108 dunia. Penurunan ini terjadi meski Vietnam tidak bertanding, karena hasil pertandingan di Piala Afrika 2026 ikut memengaruhi perhitungan poin FIFA secara global.
Fenomena ini menunjukkan bahwa ranking FIFA tidak hanya ditentukan oleh aktivitas satu tim, tetapi juga oleh hasil pertandingan tim-tim lain di berbagai belahan dunia. Dampaknya, negara yang pasif tetap bisa turun peringkat meski tidak kalah di lapangan.
Di bawah Thailand dan Vietnam, persaingan makin ketat. Jarak poin antarnegara ASEAN kini semakin tipis, terutama di papan tengah yang dihuni Malaysia dan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia Stagnan, Malaysia Masih Unggul Tipis
Timnas Indonesia tetap berada di peringkat 122 dunia dengan 1144,73 poin. Tidak ada perubahan posisi karena Skuad Garuda tidak memainkan pertandingan apa pun pada periode penilaian ini.
Situasi serupa dialami Malaysia. Namun, Harimau Malaya masih unggul tipis satu peringkat di atas Indonesia, yakni peringkat 121 dunia dengan 1145,89 poin. Selisih poin kedua tim sangat kecil, hanya sekitar satu poin.
Meski berada di atas, posisi Malaysia belum sepenuhnya aman. Ranking mereka terancam kembali merosot apabila AFC memutuskan untuk membatalkan hasil Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 akibat skandal naturalisasi ilegal.
Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan dua sanksi kepada Malaysia. Sanksi pertama berupa denda kepada FAM (Asosiasi Sepak Bola Malaysia) serta tujuh pemain Timnas Malaysia. Sanksi kedua adalah pembatalan hasil Timnas Malaysia di tiga laga uji coba yang melibatkan pemain naturalisasi ilegal.
Keputusan tersebut sudah berdampak langsung. Ranking Malaysia sempat mengalami penurunan hingga berada di posisi 121 saat ini. Jika ada keputusan lanjutan dari AFC, bukan tidak mungkin posisi mereka kembali tergeser.
Momentum Garuda di Era John Herdman
Bagi Timnas Indonesia, peluang menyalip Malaysia terbuka tanpa harus menunggu hasil negatif rival. Skuad Garuda dijadwalkan tampil di ajang FIFA Series 2026, yang berpotensi memberi tambahan poin signifikan.
Tim asuhan John Herdman akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevins. Ajang ini menjadi kesempatan penting, bukan hanya untuk uji coba taktik, tetapi juga untuk mendongkrak ranking FIFA.
Kemenangan atas lawan dengan peringkat tertentu bisa memberikan lonjakan poin yang cukup berarti. Dengan selisih poin yang sangat tipis dari Malaysia, satu hasil positif saja sudah cukup untuk mengubah peta persaingan ASEAN.
Lebih dari sekadar angka, FIFA Series 2026 juga menjadi panggung awal bagi Herdman untuk menanamkan identitas permainan Timnas Indonesia. Konsistensi hasil di turnamen ini akan menentukan arah Garuda dalam kalender internasional berikutnya.
Di level ASEAN, persaingan kini tak lagi soal siapa paling kuat, tetapi siapa paling siap memanfaatkan momentum. Ranking FIFA terbaru ini menegaskan bahwa Timnas Indonesia berada sangat dekat dengan rival regionalnya. Tinggal bagaimana peluang di lapangan bisa dikonversi menjadi kenaikan peringkat nyata.
Ranking FIFA Negara ASEAN (Januari 2026)
-
Thailand (96) – 1243,27
-
Vietnam (108) – 1189,51
-
Malaysia (121) – 1145,89
-
Indonesia (122) – 1144,73
-
Filipina (136) – 1090,95
-
Singapura (148) – 1050,35
-
Myanmar (163) – 990,81
-
Kamboja (179) – 911,54
-
Brunei Darussalam (188) – 875,78
-
Laos (190) – 871,16
-
Timor Leste (198) – 833,55
