Grausig Perkenalkan Personil Baru, Skena Death Metal Makin Ngeri
Kabar terbaru dari Unit Band Death Metal Legendaris asal Jakarta,Grausig, kini tengah terjadi bongkar pasang personil di lini Bass.
Hal tersebut di ungkapkan dalam akun medsos pribadi mereka yang menurutnya Kembali membangkitkan aura kematian dengan fondasi yang lebih kokoh.
Sultan Mohammad Pasya a.k.a ALEX kini resmi mengawal setiap dentuman nada rendah Grausig. Menuju babak baru yang lebih beringas!”
Sultan Mohammad Pasya a.k.a ALEX mulai mendorong perjalanan bermusiknya secara serius dengan belajar gitar secara otodidak. Ketertarikannya pada musik metal sebenarnya sudah tumbuh sejak kecil, seiring kebiasaan mendengarkan berbagai subgenre metal yang kemudian membentuk karakter musikalnya.
Di luar metal, Alex juga memiliki ketertarikan pada beragam genre lain seperti blues, hard rock, classic rock, hingga fusion jazz, yang memperkaya sudut pandangnya dalam bermusik.
Dalam proses belajarnya, Alex banyak terinspirasi oleh gitaris seperti Marty Friedman, Dimebag Darrell, Stevie Ray Vaughan, dan Mark Tremonti.
Ketertarikan tersebut mendorongnya untuk membentuk band pertamanya pada tahun 2024 bernama Anjal, yang awalnya berangkat dari konsep rock namun berkembang secara natural ke arah punk.
Seiring waktu, eksplorasi musik Alex semakin dalam, terutama melalui ketertarikannya pada technical death metal dan extreme metal, dengan band-band seperti Necrophagist, Infant Annihilator, Soreption, Death, Suffocation.
Pada akhir tahun 2025, Alex diajak bergabung dengan GRAUSIG, sebagai Bassist. Berangkat dari kecintaannya terhadap musik metal dan dorongan untuk terus bereksplorasi, Alex menerima tantangan tersebut dan untuk pertama kalinya menekuni peran sebagai Bassist, khususnya dalam ranah death metal.
Bergabung dengan GRAUSIG menjadi sebuah kehormatan sekaligus langkah baru dalam perjalanan musikalnya, menandai komitmen untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam skena musik metal ekstrem.
