Chemistry Kim Seon-ho–Go Youn-jung Jadi Kunci Sukses Can This Love Be Translated?

0
Chemistry Kim Seon-ho dan Go Youn-jung

Chemistry Kim Seon-ho dan Go Youn-jung

K-drama Can This Love Be Translated? sukses mencuri perhatian sejak penayangan perdananya. Bukan hanya karena premis romantis lintas budaya, tetapi juga karena chemistry kuat antara Kim Seon-ho dan Go Youn-jung yang terasa begitu alami di layar.

Kim Seon-ho tampil sebagai Joo Ho-jin, penerjemah multibahasa yang hidupnya berubah setelah bertemu Mu-hee, aktris papan atas yang diperankan Go Youn-jung. Interaksi keduanya tidak terasa dibuat-buat. Banyak penonton menyebut hubungan mereka sebagai salah satu romansa paling “hidup” dalam drama Korea beberapa tahun terakhir.

Di tengah tren K-drama yang kerap mengandalkan konflik berlebihan, Can This Love Be Translated? justru menang lewat emosi sederhana, dialog tenang, dan kedekatan karakter yang tumbuh perlahan. Kim Seon-ho pun mengakui, proyek ini memberi pengalaman personal yang berbeda dalam perjalanan kariernya.

Peran Joo Ho-jin yang Mengubah Perspektif Kim Seon-ho

Dalam wawancara bersama ELLE, Kim Seon-ho mengungkap alasan utama dirinya menerima tawaran Can This Love Be Translated? Ia merasa cerita drama ini sangat dekat dengan impian banyak orang.

“Dalam cerita, Ho-jin dan Mu-hee menghabiskan waktu bersama di berbagai negara, lalu perlahan mengembangkan perasaan satu sama lain. Bukankah kita semua setidaknya pernah memimpikan momen romantis, bertemu seseorang secara tak terduga saat bepergian?” kata Seon-ho.

Menurutnya, kekuatan cerita terletak pada ruang emosi yang dibiarkan terbuka. Hubungan antarkarakter berkembang tanpa paksaan. Penonton diajak menyelami rasa kagum, canggung, hingga ketertarikan yang tumbuh secara perlahan.

Ia menilai karakter Joo Ho-jin sebagai peran yang penting dalam kariernya. Bukan karena dramatisasi berlebihan, tetapi karena kejujuran emosional yang dituntut dalam setiap adegan.

Serial ini, kata Seon-ho, seolah mewujudkan mimpi romantis yang sering hanya ada di angan. “Itulah mengapa menurut saya emosi di antara kedua karakter bisa tersampaikan dengan begitu jelas,” imbuhnya.

Pendekatan realistis ini membuat Can This Love Be Translated? terasa relevan, terutama bagi penonton dewasa yang mencari romansa tanpa drama berisik.

Chemistry Alami dengan Go Youn-jung

Salah satu kekuatan utama drama ini adalah chemistry Kim Seon-ho dan Go Youn-jung. Keduanya tampil selaras, baik dalam dialog ringan maupun momen emosional yang lebih dalam.

Saat ditanya soal rahasia chemistry tersebut, Kim Seon-ho menegaskan bahwa semuanya terbangun secara alami, bukan dipaksakan oleh naskah atau arahan semata.

“Untungnya, Youn-jung dan saya sangat sejalan dari segi energi dan pendekatan, baik di lokasi syuting maupun dalam akting. Kami fokus membuat kedua karakter terasa nyata, berusaha sebaik mungkin untuk benar-benar ‘hidup’ di setiap adegan secara alami,” katanya.

Ia juga menyebut Go Youn-jung sebagai rekan kerja yang terbuka dan komunikatif. Hal itu memudahkan mereka membangun kepercayaan sejak awal produksi. Menurut Seon-ho, rasa aman di lokasi syuting sangat berpengaruh pada kualitas emosi yang tersaji di layar.

Bagi penggemar K-drama, chemistry semacam ini menjadi nilai tambah yang sulit digantikan. Tidak heran jika banyak penonton menyebut hubungan Ho-jin dan Mu-hee terasa “hangat” dan membekas, bahkan setelah episode berakhir.

Pesan Pribadi Kim Seon-ho tentang Menghadapi Perasaan

Di luar kisah romansa, Can This Love Be Translated? juga menyimpan refleksi personal bagi Kim Seon-ho. Saat ditanya pesan apa yang ingin ia sampaikan jika seseorang bisa sepenuhnya menerjemahkan isi hatinya kepada dunia, ia memilih frasa sederhana namun dalam.

“menghadapi segala sesuatu secara langsung”.

Bagi Seon-ho, pesan ini bukan tentang euforia cinta atau perasaan berdebar semata. Ia melihat akting sebagai proses berdamai dengan diri sendiri.

“Seiring saya terus berakting, saya ingin benar-benar menghadapi diri saya sendiri, merenungkan kekurangan, sekaligus cukup murah hati untuk memuji hal-hal yang layak dipuji. Dalam arti itu, saya tidak menghindari apa pun,” tutupnya.

Pernyataan tersebut memberi dimensi baru pada Can This Love Be Translated?. Drama ini bukan hanya tentang cinta yang tumbuh, tetapi juga tentang keberanian membuka hati, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri.

Dengan pendekatan emosional yang jujur, chemistry kuat, dan refleksi personal dari para pemerannya, Can This Love Be Translated? berpotensi menjadi salah satu K-drama romantis paling berkesan tahun ini—bukan karena ledakan konflik, melainkan karena keheningan yang penuh makna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *