Buku “I’m So Proud, I’m Skinhead” Angkat Perjalanan Musisi Underground Jakarta

0
IMG-20251227-WA0007

 

unitymagz.com – Jakarta, Bentuk warisan seorang musisi tidak selalu hadir lewat karya musik. Buku biografi menjadi medium penting untuk merekam perjalanan hidup dan dinamika sebuah skena. Namun, di Indonesia, buku biografi musisi terutama dari ranah underground masih tergolong langka.

Sejumlah judul yang kerap menjadi rujukan antara lain My Self: Scumbag, Beyond Life and Death karya Kimung (2007), True to Myself karya Didit Samodra (2019), serta Kata Dochi: Sebuah Memoar karya Dochi Sadega (2020). Kini, daftar tersebut bertambah lewat I’m So Proud, I’m Skinhead: Memoar Adhitya Murti, The End, dan Warriors Jakarta karya Nor Rahman Saputra.

 

Buku ini mengangkat perjalanan hidup Adhitya Murti atau Uthay, sosok yang berperan penting dalam subkultur skinhead dan pergerakan musik independen Jakarta. Kisahnya meliputi persinggungan dengan subkultur, pengalaman menjadi buruh di Amerika Serikat, mendirikan Warriors Shop dan Warriors Records, menginisiasi berbagai gig, hingga menggagas Jakarta Mods Mayday sebagai agenda tahunan kelas pekerja dan scooterist.

 

Tak hanya menyoroti perjalanan musik, buku ini juga memuat sisi personal Uthay—tentang persahabatan, kehidupan remaja era 1990-an, pasang surut hidup, serta konsistensi berkarya dan bergerak untuk sebuah movement.

 

Terdiri dari 28 bab dan 220 halaman, buku ini disajikan dengan gaya bahasa lugas, kronologis, serta dilengkapi dokumentasi visual. Narasi disampaikan tanpa kesan pengkultusan, dengan pendekatan human interest.

 

Dikerjakan selama satu setengah tahun, buku ini terwujud melalui kerja sama GOSS dan penerbit Halaman Moeka, dengan dukungan penting dari Nina Silvana. Kehadirannya memperkaya khazanah literasi musik dan subkultur di Indonesia. (sky)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *