After Halt Hadir, Bawa Distorsi Metal/Hardcore dan Keresahan Sosial

0
IMG-20260821-WA0023

 

BOGOR, UNITYMAGZ.COM – Kancah musik independen kembali kedatangan wajah baru. After Halt, unit musik asal Bogor yang mengusung genre Metal/Hardcore, resmi memperkenalkan karya debut mereka melalui single perdana berjudul “Kontraktor”.

 

Band yang terbentuk pada 12 Mei 2026 ini terbilang masih sangat muda. Namun, dalam waktu sekitar tiga bulan, After Halt sudah mulai menunjukkan keseriusannya dengan menggarap materi musik sekaligus membangun identitas visual yang kuat.

 

Single “Kontraktor” lahir dari pengalaman personal gitaris After Halt, **Rossy**, yang hingga kini masih menghadapi persoalan renovasi rumah setelah merasa dirugikan oleh kontraktor yang menangani pekerjaannya.

 

Pengalaman tersebut kemudian dituangkan menjadi sebuah karya dengan energi penuh emosi. Distorsi gitar, aransemen agresif, serta vokal bertenaga menjadi medium After Halt untuk menyampaikan keresahan yang mereka rasakan.

 

“Kami ingin menjadikan musik sebagai tempat untuk meluapkan emosi melalui distorsi. Setiap riff dan ketukan yang kami buat berusaha mewakili keresahan sekaligus harapan,” ungkap After Halt.

 

Tidak hanya berbicara mengenai kemarahan, After Halt juga membawa isu yang lebih luas dalam karya-karyanya. Band ini mencoba memadukan karakter Metal/Hardcore dengan narasi mengenai kesehatan mental, empati, kemanusiaan, dan dinamika kehidupan sosial.

 

Bagi mereka, musik dengan energi tinggi bukan sekadar pelampiasan emosi. Musik juga menjadi ruang untuk menyuarakan pengalaman, membangun empati, sekaligus mengajak pendengar melihat berbagai persoalan dari perspektif yang lebih manusiawi.

 

Kehadiran musisi perempuan dalam formasi After Halt turut memberikan warna tersendiri. Mereka juga tengah mempersiapkan materi-materi baru yang digarap secara intensif di dapur rekaman.

 

Selain karya audio, After Halt menyiapkan konsep visual dan sinematik untuk mendukung rilisan-rilisan berikutnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mereka membangun identitas band yang tidak hanya kuat secara musikal, tetapi juga memiliki karakter visual.

 

Dalam perjalanan awalnya, After Halt membawakan karya sendiri sekaligus menghadirkan tribute untuk System Of A Down dan Linkin Park. Perpaduan tersebut menjadi salah satu cara mereka mengeksplorasi karakter musik sekaligus memperkenalkan warna yang ingin dibangun.

 

“Kami masih terus menggodok lagu-lagu berikutnya. Prosesnya intens, tetapi kami menikmati setiap tahapnya. Harapannya, After Halt bisa menjadi ruang bagi kami dan pendengar untuk menyalurkan emosi melalui musik,” tambah mereka.

 

Saat ini, After Halt tengah fokus mengembangkan materi baru serta konten media sosial. Publik dan rekan-rekan media dapat mengikuti perkembangan, rilisan terbaru, hingga behind the scenes proses kreatif After Halt melalui kanal media sosial resmi mereka.

 

Dengan usia yang masih seumur jagung, After Halt sudah menunjukkan bahwa energi baru di skena musik independen Bogor masih terus bermunculan. “Kontraktor” menjadi langkah pertama mereka untuk memperkenalkan suara, keresahan, dan identitas yang ingin dibawa ke perjalanan berikutnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *