Kolaborasi Lintas Komunitas, Subuh Berjamaah Bikers Subuhan Depok Tetap Solid di Tengah Gerimis Sawangan
Koh Dondy, Ustadz Bayu Art Tatto & Rombongan Bikers Riding Bersama, Foto : Istimewa
Unitymagz.com – Depok, Gerimis tipis yang menyelimuti kawasan Telaga Golf Sawangan sejak dini hari tak menyurutkan langkah para rider dan jamaah untuk meramaikan Subuh Berjamaah Bikers Subuhan Depok, Ahad (8/2/2026). Bertempat di Masjid Jami’ Al Iman, sekitar 250 jamaah dari berbagai komunitas lintas wilayah Jabodetabek hadir dalam semangat ukhuwah dan kolaborasi.
Bukan sekadar agenda rutin, kegiatan ini menjadi ruang temu antara komunitas dakwah dan otomotif. Sejumlah komunitas seperti Find Your Prayer (FYP), Bikers Dakwah, hingga jaringan Bikers Subuhan Jakarta, Bogor, dan Tangerang Selatan turut meramaikan, bersama jamaah umum dari Depok dan sekitarnya.

Rangkaian dimulai dengan sholat Subuh berjamaah yang dipimpin imam Masjid Jami’ Al Iman. Suasana khusyuk terasa kental, seolah menjadi pengingat bahwa di tengah riuh kehidupan kota, masih ada ruang-ruang sunyi yang menguatkan.
Usai sholat, kajian menghadirkan Koh Dondy Tan dan Ustadz Bayu. Mengangkat tema “Hijrah di Zaman FOMO & Flexing: Viral di Dunia, tapi Bangkrut di Akhirat”, materi yang disampaikan relevan dengan realitas generasi hari ini. Fenomena pencarian validasi di media sosial, budaya pamer, hingga tekanan untuk selalu terlihat ‘sempurna’ menjadi refleksi bersama.
Hijrah, dalam kajian tersebut, dipahami bukan sebagai tren sesaat, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi, kesadaran, dan keberanian untuk berbeda. Bahwa menjadi baik tidak selalu harus viral, dan istiqomah sering kali berjalan tanpa sorotan.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Kajian Trotoar dan Pengajian Scooterist—dua komunitas yang dikenal aktif membawa semangat dakwah ke ruang-ruang publik dan komunitas hobi. Kolaborasi ini mempertegas bahwa masjid dan jalanan bukan dua dunia yang terpisah, melainkan bisa saling menguatkan.
Sebagai penutup, peserta mengikuti riding bareng. Konvoi yang tertib dan penuh tanggung jawab itu bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi simbol kebersamaan dan soliditas antar komunitas. Dari masjid ke jalanan, semangatnya tetap satu: menjaga nilai dan mempererat persaudaraan.
Bikers Subuhan Depok menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas komunitas, menghadirkan dakwah yang inklusif dan ramah bagi siapa saja. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan digelar di berbagai masjid lain di Depok dan sekitarnya.

Di tengah budaya FOMO dan flexing, mereka memilih bangun sebelum matahari terbit. Karena bagi mereka, yang terpenting bukan terlihat ramai di dunia maya, tetapi istiqomah dalam langkah nyata. (Sky)
