Persib Bandung Dianggap Destinasi Ideal Pemain Eropa oleh Media Prancis
Media Prancis puji daya tarik Persib
Persib Bandung kembali mencuri perhatian, kali ini dari media Prancis. Klub berjuluk Maung Bandung itu disorot positif setelah dikaitkan dengan rencana merekrut mantan pemain Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa. Bagi media Eropa, langkah Persib dinilai bukan sekadar sensasi, melainkan sinyal ambisi yang serius.
Sorotan tersebut menunjukkan perubahan cara pandang terhadap sepak bola Indonesia. Persib tidak lagi dipandang sebagai klub lokal semata, tetapi mulai dianggap sebagai destinasi yang masuk akal bagi pemain Eropa. Faktor prestasi, basis suporter, dan eksposur internasional menjadi kombinasi yang menarik.
Bagi Persib sendiri, perhatian media asing ini memperkuat citra klub di level global. Apalagi, ini bukan kali pertama Maung Bandung menjadi magnet pemain berlabel Eropa.
Langkah Ambisius Persib Menarik Perhatian Media Prancis
Media Prancis Foot Mercato memberikan ulasan khusus mengenai Persib Bandung yang tengah berupaya mendatangkan Layvin Kurzawa. Mereka menilai keputusan tersebut sejalan dengan konteks olahraga yang sedang dibangun klub asal Bandung.
“Pilihan ini, meskipun mungkin terdengar mengejutkan pada awalnya, sejalan dengan konteks olahraga yang spesifik.”
“Klub ini saat ini memimpin Liga 1 Indonesia dan berusaha menarik nama-nama besar untuk memperkuat posisinya.”
“Meskipun klub ini tidak dikenal di Eropa, hal ini tidak berlaku beberapa ribu kilometer jauhnya,” tulis Foot Mercato.
Bagi media tersebut, Persib adalah klub yang sedang naik daun. Status sebagai pemimpin klasemen Super League 2025/2026 membuat Persib dinilai berada di jalur yang tepat untuk mengambil langkah besar. Upaya merekrut Kurzawa dianggap sebagai kelanjutan dari visi jangka panjang klub.
Persib juga dinilai memiliki daya tarik tambahan lewat komposisi skuadnya. Kehadiran Eliano, adik dari Tijjani Reijnders (Manchester City), serta Luciano Guaycochea yang merupakan sepupu Alexis Mac Allister, memperkuat kesan bahwa Persib tidak asing dengan nama-nama berjejaring Eropa.
Suporter Fanatik dan Panggung Asia Jadi Daya Pikat
Salah satu poin utama yang disorot media Prancis adalah kekuatan basis suporter Persib. Fanatisme Bobotoh dianggap sebagai nilai jual besar, terutama bagi pemain yang mencari atmosfer sepak bola yang hidup dan penuh tekanan positif.
“Lolos ke babak 16 besar Liga Champions Asia 2, kompetisi yang juga diikuti oleh Al Nassr milik Cristiano Ronaldo.”
“Persib Bandung adalah klub yang sangat populer di Asia.”
“Dengan stadion berkapasitas 38.000 tempat duduk yang sering dipenuhi oleh suporter yang bersemangat,” tulis Foot Mercato.
Keikutsertaan Persib di ACL 2 2025/2026 menjadi faktor penting. Bermain di kompetisi Asia yang juga diikuti klub-klub dengan bintang dunia memberi panggung lebih luas bagi pemain. Bagi Kurzawa, ini bisa menjadi kesempatan untuk tetap tampil di level internasional meski berkarier di luar Eropa.
Media Prancis juga menilai Indonesia sebagai negara dengan fanatisme sepak bola yang tinggi. Bagi pemain, atmosfer seperti ini sering kali menjadi pengalaman unik yang tidak ditemukan di banyak liga lain.
Efek Domino untuk Sepak Bola Indonesia
Jika transfer Layvin Kurzawa benar-benar terealisasi, dampaknya diyakini melampaui Persib. Kehadiran mantan pemain PSG akan menjadi daya tarik baru bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Persib sendiri sebelumnya sudah memiliki Andrew Jung, pemain yang cukup dikenal di kasta kedua Liga Prancis. Kombinasi ini memperkuat citra Persib sebagai klub yang berani mengambil langkah berbeda dibandingkan mayoritas tim Asia Tenggara.
Media Prancis juga menyinggung potensi ekonomi di balik langkah ini. Pemain dengan nama besar seperti Kurzawa dinilai memiliki nilai pasar dan daya jual tinggi, termasuk bagi sponsor dan mitra komersial.
“Kehadiran pemain Prancis ini dapat memudahkan integrasi mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut ke dalam liga yang kurang dikenal oleh masyarakat umum.”
“Memberikan Kurzawa kesempatan untuk kembali ke lapangan dan menikmati permainan dalam lingkungan di mana ekspektasi terhadap namanya akan sangat besar,” tulis Foot Mercato.
Bagi Persib, pujian media Prancis ini menjadi validasi atas arah pembangunan klub. Dari kekuatan suporter, prestasi domestik, hingga keberanian merekrut pemain Eropa, Maung Bandung perlahan menempatkan diri sebagai klub Indonesia dengan daya tarik global.
